Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2018

Fitur-fitur Cisco Packet Tracer


Fitur-Fitur pada Cisco Packet Tracer
Perlu untuk mengetahui fitur-fitur apa saja yg terdapat di packet tracer agar anda membudahkan anda dalam membuat rancangan jaringan komputer. dan anda perlu aplikasi cisco paket tracer download disini download cisco packet tracer

·         Lembar Kerja
Berikut lembar kerja cisco packer tracer
lembar kerja


·         Peralatan Perangkat Jaringan
P        ada tools yg terletak di kiri bawah jendela packet tracer anda akan menemukan banyak device yg dapat digunakan untuk membangun sebua jaringan,seperti end device,switch,router,dll. Berikuat adalah fitur device yg tersedi pada tools ini
Network devices
Ø  Routers
Router berfungsi menghubungkan beberapa sub-jaringan yg berbeda

Ø  Switch

Switch adalah perangkat pendistribusi data.
Ø  Hub



Sama seperti switch,hub adalah perangkat pendisbutrian data.
Ø  Wireless Device


Wireless device mendistribusikan data secara nirkabel


Ø  End divice


     End divice adalah alat penerima dan pengirim paket data.pada tool ini tersedia             perangkat end device seperti PC,lapto,server,printer,ip iphone VOIP,tablet dll

End device
Ø  Connections
Tool connections berisi media transfer data.pada tool ini tersedia macam2 kabel jaringan akan bertugas sebagai penghubung antar host
Connection Tools

Connection Devices

Banyak kabel yg tersedia,seperti,kabel straight-through,cross-over,dan lain2.berikut saya ulaskan sedikit
Automactically chose Connection
Kabel ini menentukan secara otomatis kabel apa yg dapat digunakan untuk menghubungkan antar device dalam device dalam jaringan.
Console
Kabel ini digunakan untuk mengkonfigurasi kan sebuah perangkat jaringan secara langsung

Straight-Through
            Kabel ini digunakan untuk menghubungkan  perangkat yg berbeda misalnya sever dan 
           PC

Cross-Over
Kabel ini digunakan untuk menghubungkan 2 perangkat yg sama  misalnya pc sama pc
Switch sama switch dll
Fiber-Optic
Kabel jaringan yg digunakan untuk menghubungkan 2 perangkat yg mengunakan media antarmuka fiber-optic.

Phone
Kabel yg biasnya yg digunakan untuk menghubungkan telepon dengan port RJ11

Serial DCE
Serial DCE(Data Communication Equiqment): sering disebut RS-232 ini adalah peralatan komunukasi yg melakukan fungsi seperti koversi sinyal,coding, dan line-clocking.biasanya digunakan untuk modem atau leased line.

Serial DTE
Serial DTE (Data Terminal Equiqment):peralatan komunikasi yg mengubah informasi menjadi sinyal dan melanjutkan ke pengguna Kabel DTE ini biasanya digunakan untuk monitor dan printer.

       Ket:
       kabel hijau : octal
       Kabel coklat: IoT costum cable
       Kabel ungu muda: USB

Ø  Misscelaneus


Ø  Multi User Connection




Read more

Minggu, 18 Maret 2018

Pengertian Skimming,cara kerja dan cara menghindari dari skimming

Hasil gambar untuk icon atm

Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdatapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal. Skimming adalah salah satu jenis penipuan yang masuk ke dalam metode phishing dgn kata lain cracker mengambil informasi kartu atm kita dan menyalin ke kartu atm yg palsu.

berikut cara kerja skimming:
1.Cracker Memasang alat yg digunakan untuk melakukan skimming yaitu skimmer pada mulut       mesin atm 
2.Lalu ketika korban melakukan transaksi lalu data-data korban diambil dan mengkloningkan dgn atm yg kosong,jika skimmer lebih canggih skimmer akan mengirimkan sms jika ada korban yg terkena ke hp cracker.
Hasil gambar untuk alat skimmer atm
Berikut alat canggih skimmer
3.Lalu cracker memakai kartu kredit tsb


Berikut cara menghindar dari skimming
1.Saat kita ingin melakukan transaksi lakukan pada ATM dgn adanya CCTV atau adanya pengawasan dari satpam
2.Cek apakah ada mulut ATM dilapisi biasanya 
Hasil gambar untuk skimmer

3.Jgn sekali-kali Transaksi dgn ATM tidak ada CCTV walaupun satpam ada.

Read more

Sabtu, 10 Maret 2018

Cara Cepat Mengatasi IDM Yang Tidak Muncul Saat Download Vidio

Hasil gambar untuk idm icon








IDM adlah software untuk mendownload secara cepat,banyak orang mengunakanidm untuk mendownload vidio,musik serta aplikasi,tetapi ada masalah saat mendownload vidio IDMnya tidak muncul? Beginilah cara cepat mengatasi idnm yg tidak muncul saat download vidio dll
beginilah

Cara 1
1.Hapus saja histori/riwayat penelusuran di google atau mozzila anda
  -hapus history di google
*Tekan CTRL+H

*Lalu tekan Clear data browsing
*dan roload google anda dan muncul idmnya

Cara 2
1.Pindahkan IDMGCxt.crx Pada extensions
dngn cara
-Buka computer lalu buka loca disk(C:)
-Pilih Program Files/Program file(x86)

-Lalu tekan IDM
-Lalu pilih IDMGCxt.crx

Selesai Lalu donwload vidio yg anda suka 


Read more

Rabu, 07 Maret 2018

Cara Menghitung Subnetting pada ip adress




Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang saya tampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:
CLASSOKTET PERTAMASUBNET MAS DEFAULTPRIVATE ADDRESS
A1-127255.0.0.010.0.0.0-10.255.255.255
B128-191255.255.0.0172.16.0.0-172.31.255.255
C192-223255.255.255.0192.168.0.0-192.168.255.255
Perhitungan Subnetting
Setelah memahami konsep Subnetting dengan baik. Kali ini saatnya anda mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Subnet MaskNilai CIDR
255.128.0.0/9
255.192.0.0/10
255.224.0.0/11
255.240.0.0/12
255.248.0.0/13
255.252.0.0/14
255.254.0.0/15
255.255.0.0/16
255.255.128.0/17
255.255.192.0/18
255.255.224.0/19
Subnet MaskNilai CIDR
255.255.240.0/20
255.255.248.0/21
255.255.252.0/22
255.255.254.0/23
255.255.255.0/24
255.255.255.128/25
255.255.255.192/26
255.255.255.224/27
255.255.255.240/28
255.255.255.248/29
255.255.255.252/30
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Subnet192.168.1.0192.168.1.64192.168.1.128192.168.1.192
Host Pertama192.168.1.1192.168.1.65192.168.1.129192.168.1.193
Host Terakhir192.168.1.62192.168.1.126192.168.1.190192.168.1.254
Broadcast192.168.1.63192.168.1.127192.168.1.191192.168.1.255
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.
Subnet MaskNilai CIDR
255.255.255.128/25
255.255.255.192/26
255.255.255.224/27
255.255.255.240/28
255.255.255.248/29
255.255.255.252/30
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
Subnet MaskNilai CIDR
255.255.128.0/17
255.255.192.0/18
255.255.224.0/19
255.255.240.0/20
255.255.248.0/21
255.255.252.0/22
255.255.254.0/23
255.255.255.0/24
Subnet MaskNilai CIDR
255.255.255.128/25
255.255.255.192/26
255.255.255.224/27
255.255.255.240/28
255.255.255.248/29
255.255.255.252/30
Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet172.16.0.0172.16.64.0172.16.128.0172.16.192.0
Host Pertama172.16.0.1172.16.64.1172.16.128.1172.16.192.1
Host Terakhir172.16.63.254172.16.127.254172.16.191.254172.16.255.254
Broadcast172.16.63.255172.16.127.255172.16.191.255172.16..255.255
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
  3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet172.16.0.0172.16.0.128172.16.1.0172.16.255.128
Host Pertama172.16.0.1172.16.0.129172.16.1.1172.16.255.129
Host Terakhir172.16.0.126172.16.0.254172.16.1.126172.16.255.254
Broadcast172.16.0.127172.16.0.255172.16.1.127172.16.255.255
Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
  1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
  3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
  1. 0.0.0
  2. 1.0.0
  1. 254.0.0
  2. 255.0.0
Host Pertama
  1. 0.0.1
  2. 1.0.1
  1. 254.0.1
  2. 255.0.1
Host Terakhir
  1. 0.255.254
  2. 1.255.254
  1. 254.255.254
  2. 255.255.254
Broadcast
  1. 0.255.255
  2. 1.255.255
  1. 254.255.255
  2. 255.255.255
Read more

Perintah Lengkap Linux

Hasil gambar untuk Linux

Linux adalah sistem operasi open soursce yg dibuat oleh linux torvalds merupakan perkembangan dari sistem operasi Unix. 

Kali ini saya akan membahas Perintah Linux

Buka Terminal Lalu ketikan perintah berikut

Perintah Linux

1.Melihat jam dan tanggal dan jam ketik: date
2.melihat kalender: cal
3.menampilkan login name: whoami
4.Melihat user login : who/tekan ctrl+f1-ctrl+f6
5.melihat aktivitas user: w
6.menampilkan home dictory: echo $HOME
7.menampilkan directory kerja: pwd
8.melihat file divice untuk terminal: tty
9.menampilkan file dan directory: ls=ls-1,ls-lh,ls-la
10.menampilkan file isi file teks; cat/etc/passwd
11.menghitung baris/kata/karakter: wc/etc/passwd,wc-     w/etc/passwd,wc-c/etc/passwd
12.membuat file kosong: touch test
13.meng-copy file: cp test test.new
14.mengahapus file; rm test(nama file yg dihapus adalah test)
15.Memindahkan file: mv (nama file)
16.membuat directori: mkdir dokumen
17.Pindah direktori: cd dokumen
18.menghapus direktori: rmdir dokumen
19.mengcopy/memindahkan direktori: mv dokumen.old “dokumen saya”
20.menghapus direktori dan isinya rm-fr “dokumen saya”
21.mengganti password: passwd
22.Membuatt file teks: cat>buku.txt (enter)
                                        File ini dibuat linux.(enter)
                                        CTRL+D
23.Sorting : sort alamat.txt
24.Mengompres file: gzip (nama file).tar
25.melihat dan mematikan file: kill 13128

Tulisan bold=ketik perintah

Sekian dari saya :)


Read more